
JAKARTA – Seorang pengemudi ojek online (ojol) dilaporkan menjadi korban penganiayaan di wilayah Kembangan, Jakarta Barat. Terduga pelaku penganiayaan tersebut diketahui merupakan seorang perwira TNI berpangkat Kapten.

Kronologi dan Pemicu Kejadian
Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah video dugaan penganiayaan tersebut beredar luas.
Berdasarkan narasi yang berkembang, aksi kekerasan ini dipicu oleh kesalahpahaman terkait tujuan pengantaran seorang penumpang perempuan menuju lokasi terduga pelaku.
Korban diduga dipukul menggunakan benda tumpul berupa besi, yang mengakibatkan luka robek pada bagian pelipis matanya. Laporan kepolisian menyebutkan bahwa insiden ini terjadi pada Kamis (5/2/2026) yang lalu.

Awalnya, pelaku sempat dinarasikan sebagai anggota Paspampres. Namun, hal tersebut segera dibantah oleh Asisten Intelijen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres), Kolonel Inf Mulyo Junaidi.
“Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma,” ujar Junaidi pada Senin (9/2/2026).
Setelah dilakukan klarifikasi lebih lanjut, identitas terduga pelaku diketahui berinisial Kapten Cpm Antoni, yang tercatat sebagai Anggota Denma Mabes TNI.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Kembangan. Mengingat status terduga pelaku adalah anggota militer aktif, penanganan kasus saat ini sepenuhnya diserahkan dan ditangani oleh pihak Mabes TNI.
Agung Red
Tidak ada komentar