Eks Kasat Narkoba Bima Kota Bongkar Dugaan ‘Upeti’ Alphard ke Kapolres, Uang 1 Miliar Mengalir?

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Feb 2026 00:37 54 Redaksi

BIMA, INFORMASITERKINI1.COM – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi. Ia secara blak-blakan menyeret nama Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, dalam pusaran kasus yang menjeratnya.

Melalui kuasa hukumnya, AKP Malaungi mengungkap adanya dugaan tekanan dari atasan untuk menyediakan unit mobil mewah sebagai syarat “aman” di jabatannya.

Menurut keterangan yang dihimpun tim Informasiterkini1.com, AKP Malaungi mengeklaim dirinya diminta menyediakan satu unit Toyota Alphard seharga Rp 1,8 miliar. Jika tidak dipenuhi, ia diancam akan dicopot dari kursi Kasat Narkoba.

Demi memenuhi permintaan tersebut, AKP Malaungi diduga melakukan negosiasi dengan seorang bandar narkoba berinisial KE alias Koko Erwin agar bisnis haramnya tidak ditindak dengan imbalan uang tunai.

Berdasarkan dokumen pengakuan, dana yang sudah cair mencapai Rp 1 miliar yang dibayarkan secara bertahap melalui transfer ke rekening pihak ketiga atas nama Dewi Purnamasari:

* Tahap I: Rp 200 Juta

* Tahap II: Rp 800 Juta

Uang tersebut diduga sebagai “uang muka” untuk pembelian Alphard yang diminta oleh sang Kapolres.

Menanggapi isu panas tersebut, Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro membantah keras. Ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut sama sekali tidak benar dan hanya merupakan alibi dari tersangka yang sedang terhimpit kasus narkoba.

Pihak Polda NTB kini tengah bergerak melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah pengakuan AKP Malaungi tersebut adalah fakta hukum atau sekadar upaya pelemahan institusi.

Editor: Tim Redaksi Informasiterkini1.com

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA