
JAKARTA – Upaya hukum Zaenal Abidin, Pimpinan Yayasan Ibnu Hajar Boarding School, untuk membatalkan ikatan perkawinannya kembali menemui jalan buntu. Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jakarta resmi mengeluarkan putusan perkara banding Nomor 26/Pdt.G/2026/PTA.JK, yang menguatkan putusan tingkat pertama dari Pengadilan Agama Jakarta Timur.

Dengan keluarnya putusan ini, status hukum Zaenal Abidin dan Dwi Sulastri dinyatakan tetap sah sebagai suami istri di mata hukum negara.
Dalam sidang permusyawaratan yang digelar pada Kamis, 5 Februari 2026, Majelis Hakim PTA Jakarta menetapkan tiga poin utama dalam amar putusannya:
Menerima permohonan banding dari Pembanding (Zaenal Abidin) secara formal.

Menguatkan Putusan Pengadilan Agama Jakarta Timur Nomor 3223/Pdt.G/2025/PAJT tertanggal 18 Desember 2025. Artinya, permohonan cerai yang diajukan Pembanding tetap ditolak atau tidak dikabulkan.
Membebankan biaya perkara tingkat banding sebesar Rp150.000 kepada pihak Pembanding
Majelis Hakim menegaskan bahwa dalil-dalil keberatan yang diajukan Zaenal Abidin dalam memori bandingnya tidak perlu dipertimbangkan lebih lanjut. Hakim merujuk pada Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 247K/Sip/1953, yang menyatakan bahwa hakim tingkat banding tidak wajib mengulas satu per satu keberatan pembanding jika pertimbangan hakim tingkat pertama sudah dinilai tepat dan benar.
Dwi Sulastri, selaku pihak yang dimenangkan dalam putusan banding ini, menyatakan rasa syukurnya. Namun, ia mengaku belum akan mengambil langkah hukum lanjutan dalam waktu dekat.
“Saya belum akan melakukan tindakan hukum apapun sebelum berdiskusi lebih mendalam dengan tim kuasa hukum saya,” ujar Dwi Sulastri saat ditemui media. Saat ini, ia didampingi oleh Mohammad Aqil Ali dari MAA Law Firm & Associate.
Kekalahan di tingkat banding ini mempertegas bahwa secara administrasi negara dan hukum Islam yang berlaku di Indonesia, hubungan pernikahan antara kedua belah pihak masih memiliki kekuatan hukum tetap. Putusan ini sekaligus menjadi validasi atas posisi hukum Dwi Sulastri sebagai istri sah dari Pimpinan Yayasan Ibnu Hajar Boarding School tersebut.
Tidak ada komentar