
SEMARANG – Ratusan siswa SMK Negeri 6 Semarang diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (31/7/2026).

Sejumlah siswa dilaporkan mengalami keluhan seperti mual, pusing, diare, hingga muntah-muntah tidak lama setelah mengonsumsi makanan yang disajikan. Beberapa di antaranya bahkan harus mendapatkan penanganan medis dan dilarikan ke puskesmas terdekat.
Berdasarkan keterangan sejumlah siswa, menu makan siang yang disajikan saat itu terdiri dari nasi, ayam, dan sayur daun singkong. Namun, beberapa siswa mengaku menemukan kejanggalan pada lauk ayam yang diduga belum matang.
“Itu ayamnya masih ada darahnya,” ujar salah seorang siswa usai menjalani pemeriksaan di puskesmas, yang kemudian dibenarkan oleh sejumlah siswa lainnya.
Selain dugaan ayam yang belum matang, seorang siswa juga mengaku temannya menemukan ulat pada sayur daun singkong yang disajikan dalam paket makanan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah, penyedia katering program MBG, maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti para siswa mengalami keluhan tersebut.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran para orang tua siswa dan masyarakat. Mereka berharap pemerintah serta dinas terkait segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap kualitas bahan makanan, proses pengolahan, hingga distribusi menu MBG agar kejadian serupa tidak terulang.
Penyebab pasti insiden ini masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan dari pihak berwenang. Dugaan keracunan makanan tersebut belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium dan investigasi resmi diumumkan.
Tidak ada komentar