Polisi di Bolmut Tewas Saat Bertugas, Dugaan Tertembak Rekan Sendiri Masih Diselidiki

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 02:07 51 Redaksi

BOLAANG MONGONDOW UTARA – Seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Bolaang Mongondow Utara, Briptu Excel Mamuli (25), meninggal dunia saat menjalankan tugas pengamanan di Desa Paku, Kecamatan Bolangitang Barat, Minggu (28/6/2026). Dugaan sementara menyebut korban tertembak oleh sesama anggota polisi, namun penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan.

Jenazah Briptu Excel telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk menjalani autopsi. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Seorang kerabat korban yang enggan disebutkan identitasnya membenarkan bahwa proses autopsi masih berlangsung.

“Jenazah masih di RS Bhayangkara Manado untuk diautopsi,” ujarnya kepada media melalui pesan WhatsApp, Senin (29/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat sejumlah personel Polres Bolaang Mongondow Utara mendatangi Desa Paku setelah menerima laporan masyarakat mengenai dugaan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Seorang warga berinisial RB yang mengaku berada di sekitar lokasi mengatakan, petugas sempat mengamankan seorang terduga pelaku, sementara beberapa orang lainnya melarikan diri.

“Satu orang berhasil diamankan, namun yang lainnya melarikan diri,” katanya.

RB menuturkan, situasi kembali memanas ketika seorang pria lainnya diduga melakukan perlawanan saat hendak diamankan. Dalam kondisi tersebut, salah seorang anggota polisi disebut mengeluarkan senjata api.

Tak lama kemudian terdengar suara letusan. Briptu Excel yang saat itu berada di dekat sebuah mobil langsung terjatuh.

“Jaraknya lumayan dekat, karena korban waktu itu berdiri di depan mobil,” ujar RB

Informasi yang beredar menyebutkan korban diduga mengalami luka tembak di bagian dada. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian yang memastikan kronologi maupun penyebab pasti insiden tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bolaang Mongondow Utara, Mario Supacoly, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.

Sementara itu, keluarga korban berharap peristiwa yang merenggut nyawa Briptu Excel dapat diusut secara tuntas dan transparan. Salah seorang tante korban mengaku pihak keluarga mengenal oknum polisi yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Pihak kepolisian diharapkan segera menyampaikan hasil penyelidikan secara resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Hingga saat ini, dugaan bahwa korban tertembak oleh sesama anggota masih menunggu pembuktian melalui proses penyelidikan dan hasil autopsi.

(*) Red

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA